bukannya mau anti-mainstream gimana, tapi tulisan kali ini sama sekali tidak berhubungan dengan berakhirnya Ramadhan, sedihnya bulan Ramadhan usai, maupun hingar bingar perayaan Idul Fitri dan mohon maaf lahir batinnya.

 

well, ya udah deh. maaf lahir batin dulu boleh deh. hehehe

 

sorry for all of my mistakes ya gays, humbly seeking for your forgiveness deh. awkay? awkay.

 

jadi tulisan ini adalah tentang…

 

kangen.

 

satu-satu ya di-breakdown.

 

belakangan, tetiba kerasa udah tua -_-

seminggu yang lalu, buka youtube lagu Sheila on 7, Hingga Ujung Waktu atas arahan masnya *nyengir*

yang kemudian atas suggestion youtube, ada film 30 Hari Mencari Cinta yang terpampang di sana.

 

that brought me to, “ermagah this movie was a hit when i was in Junior High.”

kemudian aku menghitung mundur. SMP. itu artinya…

9-11 tahun yang lalu, sodarah-sodarah sekalian

-____-

 

gila nggak tuh. udah lama banget kan sembilan tahun itu, apalagi sepuluh, sebelas tahun! memang belum setua, sesenior bapak-ibuk kita yang looking back 30 years or more to their Junior High. tapi sembilan, sepuluh, sebelas tahun is enough to make me think that i’m already old, geez ><

 

tentang sebelas tahun yang lalu, ketika film 30 Hari Mencari Cinta sedang ngetren-ngetrennya, dulu sempet diajak dua temen buat ikut-ikutan. bikin taruhan, dalam 30 hari jadian, yang nggak jadian traktir temen-temennya.

nope. aku nggak ikutan. alasannya?

 

they are my friends, but i don’t belong to that kind of community.

 

pola yang sama terjadi, tentang 2 tahun berikutnya, tentang masa SMA.

 

yeah you’re my classmates, perhaps good friends too, tapi no thanks kalau disuruh ikutan ngumpul dalam jumlah besar karena apalah aku dibandingkan dengan orang-orang yang superior-superior seperti lainnya. beberapa sering meng-encourage “ayo ikutan, ayo dateng aja buat ramai-ramai.” the fact is: ya yang ramai ya orang itu-itu aja. minoritas sepertiku, bisa apa me-reach out mereka yang seepertinya nggak ada intention untuk merangkul semua orang?

 

bukannya apa-apa sebetulnya, tapi, yaaah i don’t really fit in big community.

 

tentang SMP, aku punya beberapa teman dekat, yang mostly sekarang entah di mana maupun bagaimana juntrungnya.

tentang SMA, thanks to my anti-social trait, i basically pushed away people around me. dan beberapa orang yang jadi sahabat pun mulai tercerai-berai.

 

tentang kangen. aku kangen dulu di jaman SMP tinggal di sekolah sampai siang sekali, fooling around in class, nyanyi-nyanyi nggak jelas, terus nitip tas di atas lemari kelas buat ditinggal pergi ke swalayan Mitra (yang sekarang kabarnya Mitra sudah dihancurkan) dengan Tasha, Yudis, Tata, Tika, Ann, masuk ke KFC-nya, hanya buat makan ice cream cone atau ke pujaseranya buat minum es kelapa muda yang kelapanya terlalu tua.

tentang Tasha, sampai 2 tahun lalu Tasha terbilang sering ke jogja, jauh-jauh dari jekardah, mengunjungi teman dekatnya (yang lain). sekarang Tasha masih di jekardah, job seeker.

tentang Yudis, kabarnya masih menjalani koas kedokteran gigi juga sepertiku, tapi di universitas di malang sana.

tentang Tata, kelihatannya sih, sudah lulus dari sastra jepangnya.

tentang Tika, tampaknya sudah kerja, entah di mana.

tentang Ann. i hope you’re doing what you really want, what you think is right.

 

tentang kangen. di SMA bisa ketemu Siska dan Desti (Mak’e) mungkin adalah titik balik ya. tanpa sadar, banyak good traits yang terasah karena berkawan dengan mereka. suka banget ngajak Siska renang di kolam renang deket rumah. sukaaaa banget nyeret Siska ke gramedia pusat buat milih-milih buku yang nggak akan aku beli. dan favorit banget nge-bully Mak’e yang super ndeso dan lugu tur polos tapi kok ya nggak pernah marah.

tentang Siska, lupa gimana ceritanya, tapi aku lebih sering memanggilnya sebagai cezca hahaha. kabar terakhir kudapat kemarin sebelum lebaran. job seeker, saat ini di malang.

tentang Mak’e, duh ampun mak, sudah berapa lama kita nggak berkontak, ampun, ampuni anakmu ini mak. kelihatannya masih koas kedokteran di universitas di malang.

 

tentang kangen.

kangen banget sama mereka. kangen banget masa-masa itu.

tentang permasalahan terbesar di kelas hanya PR Fisika yang entah mau diapain itu angka dan rumusnya.

tentang kelabilan remaja yang ngefans banget sama Jonas Brothers.

 

tapi itu semua tentang kangen yang hanya bisa diandai-andai dan akan ada terus rasa kangennya karena gak bisa kesampaian.

kalaupun toh waktu bisa diputar, apakah akan ada yang kuubah?

mungkin ada.

ingin kuubah?

as weird as it sounds, enggak.

 

kalau ada yang kuubah, aku gak akan kangen pada yang bisa meredakan rasa kangen saat ini.

 

tentang kangen, gak bisa lepas dari tentang kamu, ya.

 

🙂

 

-aga-

Advertisements