to open this post, i’m gonna say this one sentence.

“there is no real truth in this world.”

 

kalian pasti merasakan sendiri betapa suatu cerita tidak akan sama lagi ketika sudah diceritakan kembali oleh orang lain.

it’s like everytime a story was retold, it’s guaranteed that the story had been changed. either it’s being added or cut.

 

since normal human being doesn’t have super power like Prof. Charles Xavier, or enough bravery to directly ask to the people involved, the best thing people could do is assuming. and assumptions are most of the times suck worse.

 

from wrong assumption, then the next stop is wrong rumor. after that, a lot of talking on the back. and then an unbalance judge. finally, you successfully ruin someone’s (or more) life.

 

to make it even worse, even if eventually we try to straighten the rumor, it’s less likely that people will believe.

 

yeah. social’s overrated. i really wish that everyone could be more like Lisbeth Salander. hm.

 

yah cukup deh dengan pemikiran negatifnya. sudah lama gak memposting apa-apa, tahu-tahu sounds that negative kekekeke.

anyways, mengenai asumsi-asumsi yang mungkin salah di sekitar saya sendiri, beberapa hari yang lalu saya beli sebuah benda yang dimaksudkan sebagai kado. beli barang ini ditemani oleh Vita, adek tingkat yang entah mengapa rela-rela aja saya seret buat nemenin 😛

 

besoknya, Vita mengirimkan pesan lewat salah satu aplikasi yang bisa menghubungkan Symbian butut saya dan Blackberry canggih Vita: WhatsApp. awalnya membahas kerjaan asisten Biokimia. lalu berlanjut dengan obrolan agak ngaco. tampaknya, Vita ini sudah mulai ketularan saya ngaconya hahaha.

 

vita: gimana, mbak, udah dikasihin belum kadonya? hehehe

aga: udah hahaha

vita: gimana mbak reaksi temennya?

aga: reaksi temenku? malah curiga dia, “apaan nih?”. cih, gatau dia kita bingung sampai muterin mall nya kayak tawaf.

vita: hahaha kayak tawaf.. temennya mbak gengsi kali kekeke

aga: engga kok, emang brengsek dia hahaha. yaudah sih ya hahahaha

vita: baik banget nih mbak aga. brengsek aja tapi dikasih kado. kekeke. gimana kalau orangnya baik, mungkin dikasih hati :3

aga: :)))) LOL

 

FYI, ini cuma satu obrolan ngaco yang terjadi antara saya dan Vita. tolong jangan ditanya obrolan ngaco lainnya, karena:

1. bagi sebagian orang kurang appropriate

2. udah lupa 😛

 

yeah… what should i write more?

oh yaah.

 

insyaAllah (dan harus!) saya sih menargetkan bulan Agustus akan wisuda (mohon bantuan aamiin nya hehehe). which means…

 

perhaps these are the last lab reports i ever marked 😥

mungkin tumpukan kertas HVS bergaris di meja ini adalah laporan praktikum terakhir yang akan saya koreksi. ihik 😥

 

honestly, i’m not ready to leave the family of Biochemistry Assistant. i love being in it. i don’t want to save the white-purple uniform. i don’t want us to separate. aaaah why so sad suddenly 😥

 

you know the feeling of losing something you treasure so much? it’s nearly like that.

because treasure doesn’t have to be diamonds and golds, because happiness of togetherness will last forever :’)

 

-aga-

Advertisements