life is a challenge

 

hidup itu tantangan.

 

iya, bener.

 

tinggal tergantung kita, tantangannya mau kita buat seperti apa. tantangan yang besar-besar seperti mendaki gunung tertinggi, kah? tantangan lumayan besar seperti juara American Idol, kah? ataupun tantangan cetek seperti menamatkan sebuah novel atau game, kah?

 

baiknya sih, sembari menuntaskan tantangan besar, kita juga bisa menuntaskan tantangan kecil-kecil. hebat itu.

 

about few months ago, i made a challenge to myself: get to know someone

perhatian, get to know itu artinya mengenal. tidak terus – kalau bahasa Jawanya – mbribik, naksir, maupun menggebet – bah, bahasanya acak-acakan. maaf yeah.

 

and now, i’m announcing that i put the challenge down.

yaah, kasarnya, saya menyerah. halusnya, i rest my case.

 

i got bored.

di satu sisi, saya bosen. yaaah sudah cukuplah apa yang ingin saya tahu. begitu-begitu aja.

 

i won’t be sorry if anyone consider me as a threat, cause i never positioned me as one.

saya melihat Kim Jonghyun-nya SHINee sebagai seseorang yang sangat ganteng, karismatik, lucu dan keren. mengapa? karena saya menganggapnya seperti itu.

orang lain melihat Choi Minho-nya SHINee lah yang terganteng dan menganggap orang yang suka Jonghyun aneh. mengapa? karena mereka sudah menganggap Minho ganteng.

iya, kok, saya juga mengakui kalau Minho ganteng. tapi, buat saya, Jonghyun itu lebih menonjol dari Minho, makanya saya lebih suka Jonghyun.

 

pesannya tersampaikan, gak, dengan perumpamaan Jonghyun-Minho di atas?

 

kita melihat sesuatu, karena kita menganggapnya demikian.

 

we label something, cause we consider it as it is.

 

sekali lagi,

i won’t be sorry if anyone consider me as a threat, cause i never positioned me as one.

 

jadi, enjoy deh.

 

-aga-

Advertisements