alkisah suatu siang yang sangat random, aku dan beberapa temen Happy Kids (sepertinya Reina sama Sari) sedang duduk-duduk gembira di tempat persinggahan kami yang biasa: basement PPDGS FKG UGM.

 

sering juga ditanya sama teman-teman yang lain, sesekali sama adik tingkat, “ngapain ke basement?”

 

pada nggak tahu kan, di basement itu pewe, tenang, adem, dan koneksi wifi nya wat wet. suka deh kalau pagi-pagi belajar buat UAS di sana, biasanya sama Gita hahaha 🙂

 

nah, siang itu, kami bertiga sedang mencatat ayat-ayat Al Quran yang bisa dipakai di UAS Open Book-Esai Agama Islam II yang sampai saat ini nilainya belum juga keluar. saat itu, selain bawa Al Quran terjemahan yang gede – habis adanya itu, aku juga dibekali oleh ibunda tercinta sebuah kumpulan Hadist Bukhari.

 

ceritanya, kami hari itu ada 2 ujian. yang pagi ada ujian Etika dan yang siang (banget) adalah ujian Agama ini. sudah siang, capek nunggu, males, pusing, terutama aku, badan sedang nggak oke banget. hari itu aku inget banget, aku takikardi – detak jantung lebih cepat dari normal – sampai 120 detak per menit, padahal normalnya 60-80 aja.

 

singkat kata, sudah capek bikin catatan. kita goler-goler, tiduran, download video YouTube nya AdrianVanOyen, semacam useless.

 

eh entah kenapa, kayaknya cuma iseng aja sih, aku membuka buku Hadist tuebel itu dan mencari-cari bab yang cukup menarik. ada tentang Tafsir Mimpi.

 

eeaak.

 

ada beberapa riwayat, tapi yang sampai saat ini masih aku ingat Kurang lebih adalah begini,

 

“Kalau kita bermimpi baik, ceritakan pada orang lain, semoga menjadi kenyataan. Namun, kalau kita bermimpi buruk, jangan diceritakan.”

 

terus kita ribut, heboh sendiri, pasalnya entah kemarinnya, entah kapan, tiba-tiba seorang teman sekelas, bernama Rini, menghampiri aku dan bilang,

 

“eh, aga, aku kemarin mimpi kamu, lho! lupa mimpinya gimana tapi kamu jadi tokoh utamanya gitu, hahaha.”

 

aduh, jadi malu juga masuk mimpi orang lain hihihi :”>

 

kemudian memori ini membawa ke pemikiran berikut.

 

kalau kamu tahu kamu muncul di mimpiku, kira-kira kamu akan bilang apa ya? karena yang jelas itu bukan mimpi buruk…

if you knew that you were once in my dream, what would you probably say? cause one thing for sure, that wasn’t a nightmare…

 

-aga-

Advertisements