semester 6 ini ada mata kuliah Filsafat ilmu. setelah ikut 2 kali kuliahnya, yang terlintas di benak masih sama seperti sebelum ikut kuliahnya.

how am i supposed to respond to some kind of weird thing like that?

seriously Filsafat Ilmu mungkin adalah salah satu kuliah ter-awkward yang pernah aku ikuti. mungkin seharusnya Filsafat gak masuk kurikulum karena menurutku walaupun kata sang dosen Filsafat itu mencari kebenaran hakiki yang sebenar-benarnya benar, suatu hal imajinari seperti “kebenaran” itu… tidak bisa diukur baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

kalau kebenaran itu satu, gak akan ada banyak filsuf seperti Plato, Aristoteles, Archimedes – ya kali kalau mereka filsuf, aku gatau hahahaha ngaco banget itu kasih contoh 😛

intinya, kalau kebenaran itu satu, pasti dari dulu yang namanya pengertian akan sesuatu hal gak akan bermacam-macam.

makanya begitu tadi muncul pertanyaan “kamu hidup mencari apa?” dan jawaban untuk jadi dokter gigi disalahkan, yaaaa gak bisa gitu dong. lha tanya nya ke calon drg ya wajar dong. kalau tanya nya ke mahasiswa Filsafat yang sedari awal dijejeli materi begituan ya pasti jawabannya yang super absurd dan beda jauh dari jawaban mahasiswa kedokteran gigi.

atau mungkin cara berpikir a la filsuf itu mendarah daging, ya? menurun gitu?

secara di keluargaku sepertinya gak ada yang berbicara dengan kalimat mbulet bin memusingkan seperti “masalah itu ada karena kita membuat sesuatu itu mencadi masalah”, aku bisa meyakinkan diri kalau

yeah, maybe being so philosophical is hereditary

tahu yang turun temurun juga? golongan darah.

woow siapa sih yang gak tertarik sama yang namanya golongan darah? di Twitter ada akun tentang fakta-fakta umum golongan darah, yang nge-retweet bisa ratusan. dan untungnya, praktikum Biologi Mulut 3 yang pertama kemarin adalah uji darah. so excited.

aku selalu ingin tes golongan darah lagi buat tahu rhesus darahku. ternyata aku adalah golongan darah O rhesus positif. meskipun sebenarnya hasil aglutinasi anti-D nya cukup membingungkan juga. haahlater deh ya cek darah lagi -__-”

ada banyak hal yang bisa diturunkan, selain golongan darah. yang lain adalah penyakit.

ngeri juga kalau tahu kita mungkin mengidap penyakit menurun yang kemungkinan menimpa kita 50:50 seperti Huntington’s Chorea, contoh fiksi nya adalah salah satu karakter di serial House M.D., dokter Thirteen yang diperankan Olivia Wilde. dan ternyataaaa dia positif mengidap Huntington’s.

dua kali setelah lihat iklan gula jagung di TV, aku spontan bertanya ke papa dan mama yang kebetulan sedang nonton TV juga. “mbah kakung gak kena diabetes, kan?”

hey, hanya karena saat ini kita baik-baik saja, bukan berarti kita tidak memiliki “sesuatu yang salah” dalam tubuh kita, lho.

gen setiap orang berbeda-beda. apalagi setelah berbaur akibat pernikahan dan perkawinan, jadi beda lagi. begitu seterusnya.

who knows that our grand-grand-grand-grand-grand father inherited something to us?

selama beberapa tahun belakangan – seperti biasa – aku menyangkal tentang sesuatu. namun belakangan, fase acceptance hadir juga.

hell yeah, i got something hereditary from both of my parents.

-aga-

Advertisements