kalau lagi mati lampu apalagi disertai hujan dan angin kencang, biasanya jadi banyaaak banget yang dipikirkan. mulai dari keparanoidan akan hantu dan sebangsanya, sampai tentang kesendirian yang akhir-akhir ini jadi sering banget dibahas sama sang ibunda.

hey mom, i know you want your daughter to have a boyfriend, but i need to tell you this…

i am comfortable being just what i am doing right now.

yah oke pengakuan deh kadang kangen juga ada yang nelpon, tanya udah makan atau belum, ucapin selamat tidur, bla bla bla…

namun apa memang pacar jadi suatu kebutuhan primer? toh tanpa ada pacar aku masih hidup sekarang.

furthermore, i have family and friends around me that i know they will always be there.

hey, apa guna kita berteman? apa guna keluarga?

rasanya gak banget deh kalau kita dapat ip 4 (amiin) dan orang pertama yang tau malah pacar. padahal yang bayar uang spp kan orangtua.

beberapa kali aku menjumpai, seseorang yang udah pacaran, jadi menelantarkan keluarga dan teman dan mementingkan pacarnya.

bukannya salah, tapi itu agak gak benar.

however, ‘Family Comes First’ – Click.

apalagi aku agak jengah dengan kalimat ini, “nanti kalau kamu sudah punya pacar…”

tunggu deh.

memangnya kalau aku sudah punya pacar, perubahan sedrastis apa sih yang bakal ada dalam hidupku?

apa karena punya pacar lalu aku jadi pergi kemana-mana berdua sama dia?

apa karena punya pacar lalu aku sms-an terus sama dia?

apa karena punya pacar lalu aku mengabaikan kewajibanku untuk belajar hanya untuk nge-date sama dia?

jawabnya: enggaak lah yaaaa

maksudku, hal apa sih yang berubah selain status relasiku berubah dari ‘complicated’ jadi ‘in a relationship’?

hal ini, hal ‘kalau sudah punya pacar’ ini agak mengganggu, beneran deh.

kalau udah punya pacar, ya udah, selesai urusan.

kalau belum ya udah, emang belum punya, selesai urusan juga.

hal ‘kalau sudah punya pacar’ kan gak sebesar penemuan telepon yang mengubah dunia atau bom atom yang merusak hiroshima-nagasaki.

well, sorry for being emotional.

aku cuma mau mengetengahkan bahwa kondisi sudah atau belum punya pacar gak akan mengubah kepribadian dan perilakuku sehari-hari ini. that’s all.

oke, seharusnya aku sedang belajar sekarang.

i’m over and out. cheerio 😉

-aga-

Advertisements