semua hal di bumi ini diciptakan berpasangan.

kanan dan kiri.

perempuan dan laki-laki.

atas dan bawah.

mungkin atas dasar itu terlalu sering aku membuat suatu tulisan – abstrak – yang membandingkan dua hal setara. seperti kali ini,

jalan masuk dan jalan keluar.

lebih keren dalam bahasa inggris, sih, hehe.

entrance and exit.

* * *

dalam film-film, terutama film detektif, kita sering melihat, dua detektif mengintai sebuah rumah. yang satu lewat pintu depan, yang lain lewat pintu samping.

eh ternyata penjahatnya kabur lewat pintu belakang.

nah loh, sebenarnya itu rumah ada berapa pintu, sih?

lalu mereka bertiga berkejaran. si penjahat lari melintasi gang yang ruwet, sementara dua detektif nya mengejar mengambil jalan pintas lewat taman yang banyak pagarnya dengan cara melompati pagar-pagar itu.

wuih canggih abis.

tunggu.

itu cerita film Hot Fuzz. itu film kocak loh, tonton deh 😛 hehe

* * *

di lain cerita, ingat si imut Michael Owen?

yang cedera keluar dari Liverpool lalu masuk Real Madrid, dan cedera lalu didepak dan akhirnya masuk Newcastle Utd?

sekarang dia ada di Manchester Utd, ta daaaa.

he’s getting better, thank God.

* * *

so, what’s my point here?

yang ingin aku sampaikan adalah…

dalam hidup ini, kita melalui jalan masuk dan jalan keluar.

misalnya, contoh pertama, si detektif.

tujuan mereka apa? menangkap penjahat.

jalan masuk (literally) yang mereka tempuh ada dua, depan dan samping.

jalan keluarnya, sebenarnya juga ada dua, mereka bisa saja memilih untuk mengikuti si penjahat melewati gang ruwet. tapi mereka lebih memilih untuk melompati pagar-pagar untuk menyingkat jarak.

oke, lanjut ke ganteng Owen.

tujuannya apa? bertahan di dunia sepakbola dan menghidupi anaknya yang lucu-lucu itu. ah lupakanlah obsesi juara Liga Champion, bisa balik ke liga inggris aja mestinya udah sujud syukur si owen.

jalan masuk yang Owen ambil adalah debut menawan di Liverpool. tapi sayangnya, jalan berikutnya membawa dia ke keterpurukannya, Real Madrid. dan sebenarnya ada beberapa tim yang menawarinya tempat selain Newcastle Utd. setelah ia didepak El Real – jangan paksa aku untuk googling tim apa saja yang menawari owen tempat – tapi yang pasti Owen memilih Newcastle.

akhirnya, jalan keluar terbaik yang saat ini ia dapatkan adalah Manchester Utd. sekali lagi, Thank God.

* * *

kelihatan gak?

jalan masuk dan jalan keluar untuk meraih tujuan kita itu gak hanya satu.

bisa jadi kita telah memilih jalan masuk yang benar, tapi harus berputar-putar di labirin sebelum menemukan jalan keluar yang tepat.

banyak orang bilang, lebih susah mencari jalan keluar daripada jalan masuk.

Eits, jangan salah dulu. si detektif tertipu tuh, waktu mau menyergap penjahat. Owen nyasar berkali-kali hanya untuk menstabilkan karirnya.

Sementara anggapan bahwa jalan keluar itu sangat susah ditemukan… well, kurang lebih benar.

namun itu sebenarnya hanya semata-mata pemikiran kita yang terlalu banyak pertimbangan.

ada kalanya saat seseorang telah terperangkap dalam sirkuit pikiran yang ‘mbundet’, semua jalan keluar yang terpikir hanyalah yang rumit-rumit semua. padahal, kalau kita bisa rileks sejenak, mengesampingkan hal lain, jalan keluarnya ada tepat di depan hidung kita dan amat mudah diraih.

layaknya sebuah rumah yang memiliki pintu masuk dan keluar, yang kita butuhkan saat tengah menuju sesuatu adalah MENEBAK POLANYA. pintu masuk ada di mana? ada di depan. pintu keluar? di belakang. selesai urusan. polanya adalah, dari depan rumah, cari bagian paling belakang, lalu keluar.

ya, menebak atau berspekulasi bisa mengasah feeling dan logika kita menjadi lebih peka. apa guna paham peta, hafal rumus fisika, hafal thesaurus dan kamus kalau kita gak tahu mereka akan diapakan?

terkadang cewek akan bilang.

‘ah itu kan kerjaan cowok, cewek sih main perasaan.’

apa jadinya kalau suatu saat kita, cewek-cewek, terjebak pada situasi kita gak bisa menggantungkan hidup pada cowok-cowok?

misal, kesasar waktu lagi belanja.

jalan keluarnya?

ada macam-macam.

teriak.

nangis gulung-gulung.

cari satpam.

telpon temen.

Atau yang paling tidak memalukan adalah tetap tenang, dan mempelajari pola yang biasanya kita temukan pada pusat perbelanjaan.

see?

ada begitu banyak jalan keluar, dan sering kali yang termudah adalah yang terlewat dari pikiran.

* * *

apa contoh nyata yang pernah kita alami?

masuk kuliah.

ada baaanyak sekali jalur yang disediakan.

mulai dari PMDK, swadana, SNMPTN, sampai ehem ehem. *tau sendiri lah

dulu kalian pilih jalan masuk yang mana?

kenapa?

hm.. gak usah dijawab, yang pasti dari sekian jalan masuk yang tersedia, ada yang dipertemukan di fkg seperti saya dan teman-teman happy kids saya 🙂

-aga-

Advertisements