“yak anak-anak, hari ini kita menggambar Pemandangan.”

setengah jam kemudian, yang ada di buku gambar berukuran A3 ku adalah sepasang bangun segitiga yang berimpit, ditengahnya ada setengah lingkaran dengan garis tegak mengelilinginya, dan tak lupa jalan melengkung yang makin lama makin melebar.

Pemandangan.

* * *

“kuliah di jogja aja, nduk. enak, gak sepanas surabaya. nyaman.”

so here i am.

di Jogjakarta.

Tepatnya sudah ada di sini selama satu tahun lebih 3 bulan.

ya, jogja enak.

memang, jogja gak sepanas surabaya.

bener, jogja nyaman.

dalam kondisi aman tenteram damai sentausa.

tinggal di jalan kaliurang terasa mengasyikkan. di kanan kiri jalan ramai itu ada berbagai jenis toko. mulai restoran, warung, fotokopian, swalayan, toko bangunan, sampai pom bensin pun ada.

terlebih lagi, untuk mencapai tempat wisata kaliurang pun terbilang dekat.

hawa di kaliurang sana sejuk, mengingatkanku akan Malang.

terlihat pula sebuah benda ciptaan Yang Di Atas sana, mirip seperti yang biasa aku gambar saat sd dulu.

Gunung.

Gunung itu bukan sembarang gunung.

Namanya gunung Merapi.

* * *

Mt. Merapi Erupted Again.

judul breaking news di CNN beberapa hari yg lalu.

“wah, gunung merapi masuk CNN!” celetukku kagum setengah heran.

“jelas dong, mbak, merapi kan gunung paling reaktif di dunia.” papa menyahut. aku terdiam.

* * *

Indonesia masuk dalam kawasan Cincin Api.

cek saja di atlas dunia, atau yang mau pakai google earth juga bisa #sepertinya terbalik ya?

Terbentang dari barat-selatan sumatra ke selatan jawa hingga kepulauan di maluku sana, gunung berapi berjajar.

satu teraktivasi, menjadi trigger atau pemicu gunung yang lain.

mengerikan?

ya, siapa yang gak bilang gak mengerikan?

* * *

“kabar aga di jogja gimana? semiga baik2 aja ya.”

sejujurnya, aku SANGAT baik.

dibandingkan dengan para pengungsi yang gak pernah menyangka tempat pengungsian mereka di hargobinangun akan disapu awan panas sehingga harus pindah dalam tempo sesingkat-singkatnya ke stadion maguwoharjo…

saya. sangat. amat. baik. sekali.

apalah arti abu vulkanik setebal 3cm ini dibandingkan kehilangan sanak saudara?

apalah arti pendengaran bunyi gemuruh gunung merapi dari kejauhan dibandingkan harus berlari menyelamatkan diri dikejar awan panas?

apalah arti baju kotor saat berangkat ke kampus dibandingkan ternak penduduk lereng merapi yang harus musnah padahal pada sapi dan kambing mereka menggantungkan hidup?

* * *

para relawan terus berdatangan memberi pertolongan.

Berikan mereka balasan setimpal, Ya Tuhan.

wartawan, kameramen dan jurnalis berusaha meliput sedekat mungkin untuk memberi berita terakurat.

bahkan salah satu jurnalis dari vivanews sudah menjadi korban keperkasaan gunung merapi, bersamaan dengan tewasnya sang juru kunci.

tabahkanlah keluarganya, Tuhan…

* * *

kuliah diliburkan selama seminggu.

dalam kondisi normal, yang akan terucap adalah “YES! Ayo jalan2!”

dalam kondisi ini…

“semoga bencana ini gak bertambah, ya Allah, ya Rabb. berikanlah kami kemudahan… lindungilah hamba-hamba-Mu ini… Amin.”

-aga-

Advertisements