halo semuanya, kangen sama postingan saya?

hahaha maaf ya jadi kelewat narsis. aku akui deh belakangan jadi menelantarkan blog ini lantaran…

ehm…

well, actually there’s no particular reason, really.

cuma gak ada yang bisa dibahas panjang kali lebar. atau mungkin karena aku sudah menyuarakannya lewat akun twitter ku (btw id nya @aga0410 kalau mau follow monggo, kalau enggak juga gak maksa kok hehe)

so, what’s this all about?

iceman vs tudgeman?

haah enggak deh, God knows aja apa yang akan terjadi. lagi pula, kalau memikirkan masalah sepele gini cuma mengada-adakan masalah padahal sebenarnya gak ada apa-apa.

yap, kadang jalan pikiran kita yang terlalu njlimet malah membuat kita berpikir bahwa di dunia ini penuh dengan permasalahan, padahal ya enggak juga lho.

keep my mind simple is the best way to enjoy this one life.

postingan ini aku buat dua hari sebelum aku ulang tahun yang ke 19.

ya ampun, demi apa aku sudah 19 tahun? rasanya baru kemarin aku ulang tahun ke 17 dan sekeluargaku lupa karena masih dalam suasana lebaran yang amat riweuh.

tapi itu oke, malah dengan kejadian seperti itu membuat aku menyadari bahwa hal seperti ulang tahun benar-benar hal remeh temeh yang yaaah bisa dilupakan oleh siapa saja. namun, jika pada hari itu banyak yang mengingatnya, dan mengucapkan langsung lewat ucapan, atau telepon, atau sms, wow, akan jadi sebuah kenangan yang menyenangkan ๐Ÿ™‚

actually, untuk teman-teman dekat, aku gak begitu suka mengucapkan lewat twitter atau facebook. ucapkan lewat sms atau enggak sama sekali.

kedengaran egois ya? habisnya aku ngerasa kalau cuma diucapkan lewat fb, kita gak benar-benar mengingat ulang tahun itu. kan di fb ada notifnya.

ulang tahun ke 19. sembilan BELAS. BELAS dalam bahasa inggris adalah TEEN. maka dari itu, remaja, yang berumur BELASan tahun, disebut TEENager.

TEEN + age + er = BELAS + umur + orang

TEENager = orang berumur BELASan.

yang berarti, kesempatanku untuk bisa digolongkan dalam TEENager adalah sekitar satu tahun dua hari lagi. setelah itu, umurku 20 tahun.

hey, how do you call it?

TWENTYager?

OMG.

bahkan dalam kamus pun kata itu ditolak.

aku merasa miris. sedikit kecewa. sedikit sedih. sedikit penasaran. sedikit mengkhayal.

apa jadinya kalau di umur 19 tahun nanti aku menemukan Neverland, dan hidup di sana bersama Peter Pan dan gak akan pernah menjadi tua?

apa jadinya kalau nanti di umur 20, aku masih saja bersikap kekanakan, masih suka berkhayal, mengharapkan hal-hal magis dan percaya pada Vampir?

apa jadinya aku nanti ketika mengucapkan selamat tinggal pada fase remaja? fase TEENager?

mungkin sering kalian dengar, tapi memang quote ini benar 100%.

“tumbuh itu pasti, tapi dewasa itu pilihan”.

parahnya, dewasa gak seperti tumbuh yang bisa diukur.

bagaimana aku tahu bahwa aku sudah dewasa selayaknya aku tumbuh?

bagaimana kalau aku tidak sedewasa pertumbuhanku dan mengecewakan orang-orang di sekitarku?

huffff…

tarik nafas

embuskan

kembali pada konsep awal.

keep my mind simple is the best way to enjoy this one life.

kesimpulannya?

let’s see then ๐Ÿ™‚ this world is way big to think by just one TEENager ๐Ÿ˜€

-aga-

Advertisements