beberapa orang mungkin bertanya-tanya mengapa aku suka bahasa inggris.

suka mengungkapkan banyak hal dalam bahasa inggris.

suka nonton film berbahasa inggris.

suka musik berbahasa inggris.

suka belajar bahasa inggris.

intinya:

i’m addicted to english

salah satu alasannya adalah bahasa inggris itu gak banyak macam.

langsung aja apa yang sebenarnya aku maksud dengan ‘gak banyak macam’:

pada bahasa inggris, mereka menggunakan ‘I’ yang berarti aku.

di Indonesia?

ada aku, saya, gue.

lalu kenapa aku gak suka dengan keanekaragaman itu?

hey, secara gak sadar, dengan menggunakan salah satu dari ketiga kata ganti yang sebenarnya artinya sama itu, seseorang akan memasang sebuah status kepada orang yang menggunakannya.

sebuan label, seperti, kalau dia berbicara dengan lo-gue-lo-gue, dia anak gaul, populer, kaya.

sehingga gak jarang, seseorang mengubah cara berbicaranya dari aku menjadi gue, dengan alasan ‘beradaptasi dengan lingkungan sekitar’.

oke, itu gak salah. itu hak setiap orang mau menggunakan aku, gue, saya, beta…

hanya saja, pelabelan seperti itu sangat memuakkan.

mungkin hanya aku saja yang mengklasifikasikannya demikian. tapi gak berarti gak ada lagi yang berpikiran sama, ‘kan?

-aga-

Advertisements