aku orang yang suka menghias kamar. aku pengen dinidng kamarku full dengan poster film dan tempelan lainnya. oh aku juga suka kalau di langit-langit kamar ada glow-in-the-dark-sticker berbentuk bintan sehingga sewaktu lampu dimatikan, ada yang berkelip menemaniku tidur.

kedengarannya keren ya?

padahal, di kamar tidurku gak ada tempelan apa2. cuma ada cermin dan foto2 di balik pintu kamar. polossss. bahkan gak ada juga bintang2 di langit-langit.

beda halnya dengan di ruang belajar. wuow ramai, riuh rendah. memang, poster film yang tertempel cuma dua, tapi aku poster promosi konser Boys Like Girls yang aku ambil dari pinggir jalan (oh yeah ini beneran), ada sebuah dvd rusak tertempel dikelilingi sticker-sticker lainnya, dan ada juga karcis-karcis bioskop yang tersusun rapi.

terkesan kurang kerjaan?

yeah aku memang kurang kerjaan sampai nempelin karcis bekas, hahaha, admit it deh.

Terlepas dari hiasan jaman kuliah sekarang ini, aku jadi ingat dulu jaman sd aku punya hiasan berbentuk minnie mouse dengan tulisan ‘HOME SWEET HOME’

berkali-aku nonton film dan quotes itu sering terdengar. tapi sejujurnya, baru sebulan yang lalu aku sungguh-sugguh meresapi apa maksudnya home sweet home itu.

Kadang kala, kita merasa bosan harus terkurung di rumah, sehingga jalan-jalan ke mall menjadi salah satu alternatif.

tapi, pernahkah kalian merasa bahwa tempat teraman dan ternyaman di dunia itu adalah di rumah sendiri? pernahkah kalian di saat sedang melihat-lihat baju keluaran terbaru lalu terbesit perasaan, ‘hmph, aku ingin selonjor, leha-leha, malas-malasan di rumah’?

tanpa disadari, rumah menjadi tempat peraduan yang aman. di dalam rumah, kita bebas mau ngapain aja. mau tidur sambil kayang kek, mau minum kaki di atas, mau mandi berendam dalam bak mandi pun semua bisa dilakukan. toh itu rumah kita sendiri.

Perasaan nyaman, enggan keluar rumah, dan tentram di rumah sendiri itu belum tentu dirasakan oleh semua orang lho. makanya, bisa keluar quote home sweet home, karena seseorang baru merasakan kenikmatan tersendiri jadi anak rumahan.

well, mungkin terkesan agak mencari-cari alasan karena memang aku adalah anak rumahan. betaaah banget di dalam rumah. entah itu cuma nonton cd, atau nge net, baca-baca komik, bikin kue, atau hal lainnya. tapi satu yang pasti, aku merasa bebas jadi semau apa yang aku inginkan.

lagipula, gak ada salahnya juga jadi anak rumahan, iya kan? 😉

-aga-

Advertisements