jam 5 pm hari jumat tanggal 18 juni 2010

aku baru pulang lho dari UAS terakhir. untuk minggu ini. masih ada satu minggu lagi UAS dan rasanya hari ini aku dedikasikan untuk melepas kram otak yang menderaku akibat kombinasi mematikan Faal, Biomaterial, TKG 2, Radiologi Dasar, dan Histologi.

kalau direkap, mungkin urutan UAS paling parah ditempati oleh histologi, diikuti faal, radas, biomat, dan TKG.

yasudalah yang berlalu tinggal bisa didoakan dan bertawakkal. amin. *nangis darah*

ngomong-ngomong alhamdulillah banget ternyata pengajuan beasiswa PPA ku diterima. lumayan lah 250rbu per bulan (^^)v hehehehe bisa buat papah ketawa juga πŸ™‚

anyway, setelah uas berakhir sebenernya aku pengen banget nonton Karate Kid atau Toy Story 3. tapi…. mengingat rating toy story di imdb sampai 9 koma sekian dari sepuluh, pasti yang ngantri banyak banget. jadi males deh. gak ada yang ngantriin pula. dan mahal banget.

wow variabel pencegahnya banyak sekali.

alhasil, aku menyeret klan Happy Kids yang terdiri atas aku sendiri, sari, reina, luky, gita, dan ratna untuk ke galeria, mall deket kampus.

ternyata oh ternyata, luky harus bergegas untuk menemui pujaan hatinya, sementara gita gak bawa helm, dan ratna mau belanja sepatu. jadilah hanya aku, reina, dan sari yang berkelana di galeria.

counter favoritku di gale : aku lupa namanya. HAAHAHAA =)) pokoknya semacam sport station tapi diskon nya bikin gatel. aku ngecim beberapa kaos yang lumayan untuk dipakai sehari-hari yang tentunya diskonnya WOW.

call me discount princess LOL πŸ˜€

yah singkat cerita, setelah muter-muter dan mencari kira-kira hiasan rambut apa yang cocok buat reina si rambut gila, kita ngendon di food court lantai 3 makan steak.

ternyata, acara makan ini gak hanya makan.

apa yang dilakukan cewek-cewek kalau sudah duduk di tempat enak dan santai serta rileks?

bertukar cerita.

becanda-becanda.

yang sering disalahartikan sebagai nggosip.

ketahuilah wahai orang-orang… *woh bahasanya berat*

curhat itu benar-benar melegakan.

saling cerita pengalaman satu sama lain membuat mataku terbuka akan hal-hal yang gak aku sadari dan makin menyadarkanku akan pengalaman sehari-hari.

kami bertiga mulai makan sekitar jam 12, dan masih berada di tempat hingga jam setengah 4 kalau saja gak ada segerombolan cowok mengintervensi dengan asap rokoknya yang langsung membuatku berdiri.

NAH, apa aja to yang diomongin sampai 3 setengah jam itu?

A LOT.

obrolan dari hati ke hati.

hampir semuanya kita ceritakan. kita ketawa. kita merana πŸ˜‰

dimulai dari beberapa cerita lucu tentang konyolnya anggota Super Junior, gantengnya Ryeowook, dan lelucon sehari-hari. kemudian berlanjut pada klasifikasi cowok a la sari yaitu:

TIPE 1 : cowok ini ketika sudah naksir seorang cewek gak akan menyerah untuk mendapatkannya dan akan menunggu sampai dia jadian sama si cewek. *mengerikan…*

TIPE 2 : cowok ini akan mengobservasi si cewek yang dia taksir. jika memang si cewek gak suka dia dan menyukai orang lain, cowok tipe 2 akan cukup senang hanya dengan menyadari bahwa si cewek senang.

hm… klasifikasi yang mantap menurutku. *manggut manggut*

kemudian lanjut pada obrolan berikutnya yaitu ‘betapa susahnya menjaga sebuah hubungan’. aku memang pernah menulis sebuah tweet yang berbunyi kurang lebih:

“i find it hard to keep a commitment. so that i’m happy for you guys who can hold it for months even years πŸ™‚ “

sari bilang, “kenapa ya rasanya lebih nyaman kalau kita ada di keadaan tanpa status? situasi dimana kita gak terikat pada sebuah hubungan, tapi kita tahu, aku suka dia, dan dia suka kita.”

daaaan lagi-lagi aku manggut-manggut setuju.

well, memang kebanyakan yang kita omongin tentang cowok, cewek, relationship dan berulang lagi, lagi, lagi, dan lagi.

but hey, these kind of things are that wide!

pada suatu masalah, pertimbangannya ada bermacam-macam. perkembangannya bisa ke delapan arah mata angin.

misalnya seperti aku, tudgeman, dan iceman.

yang TERNYATA dari satu sumber aku tahu kalau iceman tahu aku suka dia *backsound JENG JENG JEEEEEEENG*

tapi kenapa dia sama sekali gak memberi respon, apalagi ketika tudgeman sudah melakukan sebuah langkah? (baca = penembakan)

menurut sari (lagi. reina mah oke oke aja hahaha), ada dua kemungkinan.

1. iceman hanya pura-pura tidak tahu. dia sadar dia terlibat, tapi pura-pura gak ngerti.

2. dia mundur. *oh menyedihkannya T_T *

dan… lagi-lagi ini hanya spekulasi.

kenapa?

well, aku gak mungkin kan langsung tanya pada iceman? oh please, i wouldn’t dare.

setelah beranjak dari food court, kita turun untuk beli ice cream. dan nongkrong lagi sampai jam setengah 5. hahahaha. ngapain?

ya cerita-cerita lagi πŸ˜€

bagaimanapun, aku senang hari ini. meskipun histologi cukup membuat stres, tapi berkat kejadian-kejadian lain…

those made today as an (i hope) an unforgetable hang out.

terima kasih banyak buat sari dan reina. kapan-kapan lagi, ya…

-aga-

Advertisements