aku sebal.

sangat sebal.

pokoknya sebal.

belakangan tiba-tiba sering ada ide yang – menurutku – -lumayan bagus untuk dibahas lewat tulisan, tapi karena padatnya tugas dan praktikum, belum lagi laporan yang juga menanti, akhirnya ide-ide itu harus menunggu daaaaaaaan

aku pun lupa.

EEERRRGHHH!!!!

giliran sudah ada di depan laptop aja, mampet. padahal satu  menit sebelumnya sudah ada sebaris kalimat utama yang siap untuk memandu kalimat-kalimat lainnya dan membentuk satu paragraf.

dari satu paragraf, berkembang jadi dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan…

yah semua sudah bisa berhitung kan?

lalu, VOILA! jadilah sebentuk tulisan yang kemudian di publish. entah mau ada yang baca atau enggak, yang penting beban di kepala tuh sudah lepas.

lah sekarang, semua malah nyangkut di kepala, gak bisa ke mana-mana. mau di keluarin, tapi selalu terhenti di ujung lidah. mau di simpan, tapi otak sudah terlalu penuh dengan viscerocranium, epithelium stratificatum squamosum cornificatum, dan billiary atresia.

i’m stucked in my own world 😦

-aga-

Advertisements