AKHRINYA

kesampaian juga nonton film ini. alasan utama nontonnya adalaaah…

SAM WORTHINGTON. hehe udah cukup jelas kali ya. akting Sam di Avatar yang cukup bagus, membuatku penasaran di film ini. alasan selanjutnya adalah lagi-lagi topik utama yang diangkat adalah mitologi Yunani yang sangat keren.

aku gak tahu kenapa bisa ada 2 film yang muncul hampir bersamaan yang base story nya sama (Percy Jackson dan film ini). keduanya memiliki poin yang sama. hanya berbeda kurun waktu.

pertama, mari review film Clash of the Titans ini dulu.

diawali dengan narasi bahwa dunia ini dihuni oleh bangsa Titans dan mengalami kehancuran. ironisnya, disebabkan oleh pertengkaran antar saudara dan orang tuanya. ada 3 saudara yang saling bersaing : Zeus, Poseidon, dan Hades. Hades, dicurangi oleh Zeus, akhirnya terperosok dalam underworld yang kejam. memisahkannya dengan gelimang cahaya di Olympus.

Zeus, yang kemudian memimpin dunia, lalu menciptakan makhluk bernama manusia. tujuannya satu : untuk menyembahnya karena para dewa hidup abadi karena permohonan dan doa yang dipanjatkan para manusia. sayangnya, manusia makin lama melakukan pemberontakan karena mereka merasa para dewa tidak mengasihani mereka lagi. panen gagal. kemiskinan dimana-mana. mulailah mereka mengadakan sebuah protes.

kemudian, di sebuah pulau, seorang nelayan sedang melaut menemukan sebuah peti terkatung-katung di lautan, dan ketika dibuka, voila! didapatinya seorang wanita telah terbujur kaku, mendekap seorang bayi laki-laki yang menangis keras. akhirnya, nelayan ini mengasuh bayi ini – yang kelak diberi nama Perseus – dan menganggapnya sebagai anak sendiri.

seiring dengan berjalannya waktu, Perseus tumbuh menjadi laki-laki yang gagah dan sangat menyayangi keluarganya, meskipun itu bukan keluarga aslinya. sungguh menyedihkan, ketika mereka berlayar hendak mengunjungi patung Zeus, sekelompok prajurit bangsa Argo merobohkannya dan makhluk dari underworld menyerang mereka. ayah, ibu, dan saudari Perseus meninggal, tenggelam, dan ia sendiri dibawa ke Argo.

rupa-rupanya, bangsa inilah yang paling gencar melawan para dewa. Hades, yang berhasil menghasut abangnya, Zeus, berencana mengadu domba manusia. ia memberi tenggat waktu 10 hari sebelum gerhana matahari muncul sebelum ia melepaskan Kraken. monster ciptaannya yang tak punya nurani, tak takut senjata, dan dengan kata lain : UNBEATABLE.

hanya ada dua pilihan bagi bangsa ini. satu, mereka hancur. dua. mereka selamat tapi harus mengorbankan Andromeda, putri kerajaan yang sangat cantik (seperti yang nulis review ini) dan terus dipuji-puji.

TERNYATA dibalik semua kejadian ini, diketahui bahwa Perseus sesungguhnya adalah seorang Demigod, manusia setengah dewa. dan bukan main-main, dia anaknya Zeus!

nah loo, kok bisa?

parahnya lagi, Perseus diberitahu oleh seorang wanita yang sudah mengawasinya sejak ia lahir dan dikutuk tak bisa tua yang bernama Io (bacanya aio) bahwa ialah yang nantinya akan dan harus membunuh Kraken. ialah yang akan membantu Argo keluar dari masalah ini.

dimulailah petualangan Perseus, Io, dan sekelompok prajurit dari Argo untuk mencari cara mengalahkan Kraken.

bagaimana cerita perjalanannya? NONTON DULU YEEE. hahahaha

perjalanan mereka terlalu kompleks untuk dituangkan dalam kata-kata. pertarungan dengan raksasa scorpion terlalu dahsyat untuk dituliskan. dan mendebarkannya menghadapi medusa gak akan seru kalau hanya dibaca.

okeee waktu mengkritiiik!

Sam Worthington mainnya memang bagus, tapi seperti gak ada pengembangan karakter dari film Avatar. tokoh yang ia mainkan kurang lebih ya gitu-gitu aja. berkeinginan kuat, tapi agak gegabah. tapi rasa hormat dan keberaniannya numero uno.

lanjut, yaaah gimana ya, memang setting ceritanya jaman dulu, jadinya warna yang digunakan pun hanya berkisar warna pastel, tanah, dan gelap-gelap gitu. jadinya kalau pas ada perang jadi kurang kontras. dan lebih banyak siluetnya.

terus, isi ceritanya agak.. ehem ehem menyimpang. begini ya. apa mungkin, apa layak, seorang hamba mendobrak keinginan Tuhannya? okelah, mungkin ceritanya dea-dewa di olympus itu sudah menelantarkan manusia. tapi manusianya kok malah jadi membangkang mokong gitu? hm hm hm…

yahh kritik yang jelek-jelek itu aja. hehehe lanjut, sesi pujian!!

jelas sekali ya, EFEK yang dipakai sangat halus. benar-benar menampakkan kalau tempat itu ada di muka bumi ini. monster-monsternya, tiap lekuk dan tonjolannya seolah nyata. weh pokoknya bagus banget!!

selanjutnya, percakapannya memang gak banyak. tapi penuh makna. setiap kalimat jawaban yang dikeluarkan berbobot. sebuah catatan untuk para calon sineas Indonesia, pengembangan bagi yang sudah bagus.

terus terus, dibandingkan dengan Percy Jackson, film Clash of The Titans ini membawakan para makhluk mitologi yunani lebih nyata. aku jadi tahu sejarah-sejarah mereka. rahasia dibalik medusa. kenapa orang yunani menaruh koin pada kedua kelopak mata orang yang meninggal. dan mengapa mereka memberi uang sogok pada si penyewa perahu di underworld.

jadi… pantas ditonton?

whew, gak akan kecewa deh šŸ™‚

greek mythology would never be boring to learn.

aga-

Advertisements