awal bulan, awal bulaaan…

apa artinya??

tentu saja BERBO(n)DONG-BO(n)DONG KE ATM. ambil duit bulanan dooong 🙂 haha, kantong yang kempes pun menebal kembali dan ucapkan selamat tinggal pada tahu tempe lalu berlari ke pelukan ayam goreng. yiiihaaaa!

meskipun aku cuma nge kos 3 bulan, aku juga udah tahu cukup banyak asam garam dunia anak kos kok. yang gak ada printer sendiri lah, gak ada sambungan internet lah, yang jalan ke kampus lah…

whew, what a past.

eniwei, belakangan kondisi dompet makin mengenaskan. bukan berarti aku sering hedon shopping sana sini lho. baru kusadari, kebutuhan text book tebal binti mahal berbanding lurus dengan kenaikan semester.

dulu ngeliat buku setebal harry potter seharga 300 ribu sudah kerasa muahhhaaalllll. ternyata, waktu semester dua, ditunjukkan best seller Sobotta seharga satu setengah juta…

wow. 300 ribu itu terasa gak ada apa-apanya. apalagi waktu ada satu buku biomaterial yang tebal dan lebar, tulisannya kecil-kecil, sudah diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia yang baik dan benar hanya dihargai 200 ribu, hampir aja aku menceletuk:

murah ya?

oh mai goat, kambingkuu… anggaran CD, novel dan komik pergi ke sana semua..

penggunaan uang di atas hanya satu contoh dari sekian banyak lainnya. entah bagaimana dengan teman-teman yang lain. bisa jadi untuk memenuhi hasrat hobi, rela menabung untuk menebus kamera SLR yang diidamkan. atau, berbisnis pin, sticker, kaos, dan lainnya sehingga uang itu dijadikan modal??

who knows?

yang pasti, setiap orang punya prioritasnya masing-masing.

makanya, saat ada satu jarkom yang masuk ke henpon bututku berbunyi:

‘ada silaturahmi satu angkatan di ruang i. yang telat denda 10rb, yang gak ikut denda 15rb’…

AKU BERANG

AKU MURKA

dan itu sangat lebai.

enggak, tapi serius aku marah. silaturahmi macam apa yang pake bayar-bayar begini?

bukannya aku anti-sosial. tapi yang begini ini namanya kan pemaksaan. kalau memang niatnya silaturahim, ya udah nyebar undangan dengan sikap yang baik. selanjutnya terserah anda..

kalau cara mengundangnya baik-baik, pasti tanpa ada ancaman juga kita semua bakal kumpul, kan?

lagipula, uang sejumlah 10-15 ribu itu di masa-masa seperti ini terbilang sangat berarti lho. bisa buat 2-3 kali makan. masa’ harus terbuang sia-sia hanya karena terlambat datang?

soooo nonsense.

my togetherness is priceless. it’s abstract. there’s no thermometer for this together-time.

-aga-

Advertisements