wah sudah lama gak review film!!

film terakhir yang aku review adalah Sherlock Holmes nya Robert Downey Jr. tanggal 30

desember 2009. setelah itu, aku belum nonton film lagi.

hingga malam ini. yang aku tonton sebenarnya sudah agak lama, tapi no problemo kok.

PERCY JACKSON AND THE OLYMPIANS: THE LIGHTNING THIEF (2010)

dari judulnya aja sudah mengundang minat. awalnya sedikit bimbang, mau nonton film ini

atau alice in wonderland atau malah clash of titans. namun, setelah membaca pre-review

yang ada, percy jackson berhasil menempati tempat teratas.

dari awal, aku selalu tertarik pada budaya yunani kuno dan dewa-dewa nya tapi gak pernah

mendalaminya. hanya sekadar tahu dewa-dewa ngetop nya. seperti zeus dan athena. oh, dan

hercules. nah, di film ini kita disuguhi asimilasi budaya yunani dengan kehidupan modern.

jadi ceritanya, ada kalanya dewa-dewa di olympus turun ke bumi untuk

‘meneruskan-keturunan’. payahnya, setelah punya anak, mereka malah gak boleh melihat

anaknya. tentunya sebel banget kan kalau kita gak tahu siapa ayah atau ibu kita.

hal ini terjadi pada remaja bernama percy jackson. yang ia tahu, ibunya tinggal bersama

seorang pria bau babi yang kasar, dan ia kesal pada dirinya sendiri yang mengalami

disleksia dan ADHD.

disleksia adalah penyakit yang menyebabkan seseorang tidak bisa

membaca apa yang ia tatap. somehow tulisan yang ia lihat jadi acak-acakan. salah satu

penderita disleksia kalau gak salah adalah artis keira knightly. sementara ADHD atau

Attention Deficit Hyperactivity Disorder membuat penderita jadi banyak gerak. ya sudah

kelihatan kan ada kata hiperaktif nya.

ternyata, yang tidak diketahui percy, ia adalah Demigod alias setengah dewa, setengah

manusia. ibunya manusia normal. siapakan ayahnya? ternyata ayahnya adalah Poseidon, dewa

penguasa lautan. satu dari 3 dewa tertinggi di olympus selain zeus dan hades. selain itu,

sahabatnya yang selama ini ia kira kakinya cacat sehingga butuh kruk untuk jalan, ternyata

seorang satyr – setengah kambing seperti mr. tumnus nya narnia.

di balik segala kejutan itu, masih ada satu kejutan lagi. percy dituduh mencuri tongkat

petir milik zeus. dan ia diminta mengembalikan benda yang bahkan tidak ia miliki pada zeus

dalam waktu 10 hari. namun perhatian percy terpecah karena ibunya disanderan hades, dan

hades pun menginginkan tongkat petir zeus.

nah loo.

percy pun akhirnya memutuskan untuk menyelamatkan ibunya dulu. ia gak sendirian. ada

sahabatnya – yang aku lupakan namanya, serta seorang cewek bernama anabeth yang ditaksir

percy sejak pertama kali mereka bertemu – ahhai asik sekalee. anabeth ini adalah putri

dari dewi athena. mereka juga dibantu luke, putra dari hermes. luke memberikan sebuah

perisai, sepatu bersayap, dan peta yang menunjukkan jalan bagaimana mereka bisa bertemu

dengan hades.

singkat cerita, mereka berhasil masuk neraka, dan berhadapan dengan hades. percy mengaku

bahwa ia tidak memiliki tongkat petir, dan  berharap dengan pengakuannya hades akan

membebaskan ibu nya. eh, tiba-tiba saat sedang tarung gitu perisai dari luke jatuh, dan

dari baliknya ada tongkat petir. ternyata selama ini yang sudah mencuri tongkat itu adalah

luke. hades pun segera merebutnya, tapi karena liciknya, ia malah mau mengirim percy dkk

ke tempat penyiksaan.

untungnya, ia dibantu oleh ‘pacar’ hades yang sudah muak disiksa hades. akhirnya mereka

bisa pergi ke olympus, dan bzzzzzt shortcut nya, tongkat petir berhasil diserahkan pada

zeus…

review sudah, sekarang mari ditelaah.

dari segi cerita, sebenarnya alurnya standar. lurus-lurus saja. perjalanan percy ke

olympus terbilang lancar. kalaupun ada hambatan, gak terlalu serius. mungkin yang asyik

adalah saat mereka bertemu dengan medusa – wanita berambut ular yang kalau kalian menatap

matanya, sekejap kalian berubah jadi batu.

nah, di sini ada satu catatan. percy dkk dengan mudahnya bisa mengalahkan medusa.

notabene, percy adalah seorang demigod yang baru beberapa hari mengetahui identitas

sebenarnya. dibandingkan anabeth yang sudah berlatih tarung sangaaat lama di kamp demigod,

percy gak ada apa-apanya. kemenangan-kemenangan yang diraih di film ini terlalu mudah.

kemudian, karena film ini cerita fiksi, yaaaah ada beberapa hal yang kurang realistis.

namun kembali pada fakta bahwa ini adalah cerita fiksi, rasanya kurang pas kalau mau

membahas ke-tidakrealistis-an cerita ini. misalnya, seperti dari mana mereka punya uang

sangat banyak untuk bensin, makan, penginapan, dan lainnya. dan sekali lagi, hal itu gak

usah diambil pusing. biarkan sekilas aja, oke?

kelebihan di film ini apalagi kalau bukan efek yang top. dan humor yang terbilang di atas

rata-rata. yap, walaupun gak penuh banyolan, tapi beberapa kali seluruh teater tertawa

bersamaan dengan keras. sisi bagus nih. jadi gak terlalu serius.

oh, satu lagi… tokoh percy jackson dimainkan oleh Logan Lerman, dan dia

GOSH-DARN-CUTE!!!! oh sumpah, dia menawan sekaleeeee…

sayang…

logan lerman kelahiran januari 1992. aku lahir oktober 1991. yahh cuma beda 3 bulan, sih..

menurut kalian, masalah gak sih, kalau berondong 3 bulan??

nah, kesimpulannya, seperti biasa… APAKAH FILM INI PATUT DITONTON?

patut patut saja. menurutku kalau yang dicari adalah pengetahuan baru dan hiburan,

sebanding kok dengan duit yang dikeluarkan plus biaya camilannya. tapi kalau yang dicari

dar-der-dor dan pertumpahan darah, wah mending pindah ke clash of titans aja kali yaa…

yap! sekian review untuk film Percy Jackson. kapan-kapan kalau aku nonton lagi akan segera

ku review. emm yang pasti setelah UTS. hhuhuhu UTS ini membunuhkuuuuuuu…

-aga-

Advertisements